Rechercher dans ce blog

Friday, May 25, 2018

Diduga mabok obat, pencuri motor ditangkap warga di Depok

Merdeka.com - Lima remaja diduga hendak tawuran ditangkap kepolisian semalam. Mereka diketahui hendak tawuran di sekitar Lapangan Tenis Villa Pertiwi, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (24/5) malam.

BERITA TERKAIT

Kelimanya ditangkap setelah anggota Pokdar Cepat Tanggap (PCT) Kelurahan Sukamaju memergoki sekelompok remaja itu terlibat tawuran. Saat itu, tim PCT melihat ada kejadian tawuran serta ada kelompok pemuda. Setelah itu para anggota langsung datang ke lokasi dan mengejar sampai akhirnya para pelaku ketangkap. Mereka lalu dibawa ke pos polisi untuk dimintai keterangan.

"Pelaku tawuran ada lima remaja kita tidak temukan alat bukti berupa senjata tajam atau pecutan sehingga kita panggil para orangtuanya," kata anggota Pokdarkamtibmas Polsek Sukmajaya Kasubsektor Kelurahan Sukamaju, Iswara, Jumat (25/5).

Selain itu, pihaknya juga mengamankan seorang pencuri motor di rumah warga di kawasan Cilodong. Pelaku adalah Diandra (25), warga Sukamaju, Depok. Dia kepergok masuk ke dalam rumah korban melalui pintu depan yang tidak terkunci. "Pada saat kejadian pelaku kepergok oleh istri pemilik rumah dan sempat tarik-tarikan kunci motor jenis matik yang mau dicuri pelaku. Namun upaya pelaku gagal setelah korban teriak maling didengar warga lalu Pokdar yang sedang di Pospol langsung menangkap pelaku dan dibawa ke Pospol untuk dimintai keterangan," katanya.

Dia menduga pelaku dalam keadaan tidak sadarkan diri karena pengaruh obat-obatan. Pihaknya sempat memeriksa kantong celana kanan pelaku.

"Ada 4 butir diduga obat teler. Dugaan pelaku teler saat ditanya selalu ngelantur. Kasusnya diserahkan ke petugas Polsek Sukmajaya untuk di proses lebih lanjut," kata dia.

Kapolsek Sukmajaya Kompol IGN Bronet Ranapati mengatakan, kasus ini akan diusut. Termasuk diusut apakah pelaku juga terlibat kasus pencurian lainnya atau tidak.

"Penyidik masih memintai keterangan pelaku, termasuk para korbannya juga. Untuk obat yang ditemukan masih juga kita selidiki," kata Bronet. [gil]

Let's block ads! (Why?)

https://www.merdeka.com/peristiwa/diduga-mabok-obat-pencuri-motor-ditangkap-warga-di-depok.html

Berantas investasi bodong, ini pesan bos OJK pada Satgas Waspada Investasi

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat eksistensi Satgas Waspada Investasi melalui kerja sama antar 13 kementerian lembaga (K/L). Adapun 13 K/L tersebut di antaranya adalah OJK, Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kejaksaan Agung, Kepolisian Republik Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal dan PPATK.

BERITA TERKAIT

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, keberadaan Satgas Investasi diharapkan dapat mengurangi dan memberantas kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi ilegal yang berpotensi mengakibatkan kerugian pada masyarakat.

"Untuk itu kami ingin berpesan empat hal kepada Satgas Waspada Investasi. Yang pertama, Satgas Waspada Investasi agar lebih aktif melakukan tindakan pencegahan melalui program-program edukasi dan literasi yang efektif. Manfaatkan teknologi informasi yang saat ini sudah maju sedemikian pesat, sehingga pesan-pesan tersebut dapat lebih mudah dipahami masyarakat, terutama generasi milennial, dengan cara yang efektif, kreatif, dan tentu dengan cakupan yang semakin luas," kata Wimboh dalam acara penandatanganan kerja sama Satgas Waspada Investasi, di Menara Radius Prawiro OJK, kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (25/5).

Yang kedua, Satgas Waspada Investasi diharapkan lebih proaktif dalam mendeteksi potensi penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi ilegal.

"Dalam hal ini jangan cuma pasif menunggu laporan masyarakat, namun lebih aktif turun gunung berdiskusi dengan masyarakat, melakukan pengamatan langsung, dan mendeteksi lebih dini kegiatan ilegal tersebut," ujarnya.

Hal tersebut penting dilakukan agar jangan sampai sudah terjadi kerugian dalam jumlah massif baru Satgas bertindak.

"Yang ketiga, kami berharap Satgas Waspada Investasi dapat memanfaatkan jaringan dan koordinasi yang dimiliki untuk lebih aktif beroperasi khususnya di luar Jawa yang sebagaimana kita sama-sama pahami tidak atau belum memiliki infrastruktur pendukung yang memadai sebagaimana di Jawa," ujarnya.

Terakhir, Wimboh berpesan agar Satgas Waspada Investasi mengantisipasi pesatnya perkembangan teknologi informasi yang digunakan untuk menawarkan produk-produk keuangan yang ilegal dan berpotensi merugikan masyarakat.

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi mobile internet users di Indonesia pada tahun 2017 sudah mencapai 143 juta jiwa atau 54,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Dari jumlah tersebut, 90 persennya adalah masyarakat dengan kelas sosial ekonomi menengah dan bawah.

"Berdasarkan data tersebut dapat dibayangkan jika penawaran produk keuangan ilegal dilakukan melalui internet dan berpotensi merugikan masyarakat pengguna internet yang sebagian besar adalah masyarakat kelas menengah dan bawah. Untuk itu anggota Satgas Waspada Investasi juga harus terus meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya termasuk pemahaman terkait teknologi digital."

Untuk itu, Wimboh mengingatkan bahwa masyarakat memiliki harapan agar Satgas Waspada Investasi dapat lebih berperan aktif dalam mencegah dan menangani kegiatan investasi ilegal, untuk itu kami berharap anggota Satgas dari 13 Kementerian dan/atau Lembaga dapat berkoordinasi dan bersinergi secara efektif.

"Kami juga berharap tukar menukar informasi dan pengalaman di antara anggota Satgas dapat berlangsung dengan cair, sehingga anggota Satgas memiliki pemahaman dan perspektif yang sama atas potensi penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi ilegal." [idr]

Let's block ads! (Why?)

https://www.merdeka.com/uang/berantas-investasi-bodong-ini-pesan-bos-ojk-pada-satgas-waspada-investasi.html

Thursday, May 24, 2018

Yolanda dibekuk warga usai terjatuh dari motor

Merdeka.com - Seorang janda di Kota Bekasi, Jawa Barat, Ade Yolanda, harus meringkuk di balik jeruji besi Kepolisian Sektor Bekasi Utara. Perempuan berusia 33 tahun tersebut diduga terlibat kasus pencurian motor. Tersangka ditangkap warga karena terjatuh ketika melarikan diri.

BERITA TERKAIT

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan, tersangka ditangkap warga usai menjalankan aksinya di Perumahan Pondok Ungu Permai, Kelurahan Kaliabang, Kamis, malam pekan lalu.

Dia mengatakan, peristiwa itu bermula ketika tersangka bersama dengan kekasihnya, Leonarno, melintas di lokasi kejadian. Tersangka lalu melihat motor jenis Suzuki Satria FU T 4368 TI milik Aldi yang diparkir di halaman rumahnya.

"Tersangka L mengawasi, sedangkan AY mengambil sepeda motor milik korban," kata Erna kepada wartawan di Bekasi, Kamis (24/5).

Rupanya aksi pencurian itu diketahui oleh warga setempat, Febri Ramadhani. Menurut dia, ketika motor telah berpindah tangan, saksi Febri mengejar. Nahasnya, tersangka Ade Yolanda terjatuh dari tunggangannya, sehingga berhasil ditangkap warga.

"Sedangkan tersangka L berhasil melarikan diri, saat ini anggota Buser sedang melakukan pengejaran," ujarnya.

Terhadap tersangka Ade Yolanda, dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun. Barang bukti disita berupa sebuah sepeda motor Suzuki Satria FU, dan dokumen kendaraan bermotor jenis Honda Beat. [gil]

Let's block ads! (Why?)

https://www.merdeka.com/peristiwa/yolanda-dibekuk-warga-usai-terjatuh-dari-motor.html

Tak dilengkapi dokumen resmi, 278 WNA dicegah masuk Indonesia

Merdeka.com - Ratusan warga negara asing (WNA) dari berbagai negara, dicegah masuk ke Indonesia. Pencegahan terhadap WNA ini merupakan bagian dari upaya Imigrasi Bandara Soetta dalam mengatur keberadaan orang asing (OA) di tanah air.

BERITA TERKAIT

Kepala kantor Imigrasi Bandara Soetta Enang Syamsi menegaskan, sudah 278 warga negara asing (WNA) yang dipulangkan ke negara asalnya, sesaat setelah sampai di Bandara Soetta.

"Mereka datang tanpa tujuan jelas dan tak dilengkapi dengan dokumen resmi," kata Enang, Kamis (25/5/2018).

Diterangkan dia, dari ratusan WNA tersebut, OA asal Bangladesh adalah yang paling banyak dicegah kedatangannya.

"Mereka ditolak karena dikhawatirkan juga akan menimbulkan masalah baru di Indonesia," katanya.

Imigrasi merinci 5 negara teratas terkait penolakan kedatangan WNA yakni, Bangladesh, China, India, Pakistan dan Srilanka dengan jumlah terbanyak pada negara Bangladesh dan China yakni, masing-masing dicegah 40 WNA.

Selain adanya penolakan WNA, pihak Imigrasi juga melakukan pencegahan pada 63 Warga Negara Indonesia (WNI) yang merupakan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Para WNI tersebut dicegah setelah terungkap tak memiliki kelengkapan surat dalam proses bekerja sebagai TKI di luar negeri.

"Mereka ini kami cegah juga karena kami khawatirkan akan menjadi korban TPPO. Maka dari itu, kami cegah dan kami minta untuk melengkapi surat-suratnya terlebih dahulu," ungkap Enang. [ded]

Let's block ads! (Why?)

https://www.merdeka.com/peristiwa/tak-dilengkapi-dokumen-resmi-278-wna-dicegah-masuk-indonesia.html

Polisi sebut hoaks di medsos didominasi isu SARA

Merdeka.com - Hoaks masih menjadi momok dalam pelaksanaan kontestasi politik karena dapat menyebabkan rasa permusuhan, kecemasan, dan kebencian. Hoaks disebar melalui media sosial yang banyak digunakan masyarakat Indonesia.

BERITA TERKAIT

Menurut Kombes Pol Sulistyo Pujo Hartono, Analis Kebijakan Madya Div Humas Mabes Polri, hoaks mengenai sosial-politik mendominasi persebaran.

"Jumlahnya mencapai 91,8 %, isu SARA 88 %, isu kesehatan 41,2 %, isu makanan dan minuman 32,6 %, dan soal penipuan 30 %," jelasnya dalam Diskusi Pilkada Bebas SARA di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis (24/5).

Bentuk hoaks yang dominan dilakukan adalah dengan menyebar gambar sebanyak 37,5 %, tulisan 62,1 %, dan video 0,4 %. Sementara media penyebarannya, radio 1,2 %, email 3,1 %, media cetak 5 %, televisi 8,7 %, web 34,9 %, aplikasi chat 62,8 %, dan media sosial 92,4 %.

Sulistyo berharap agar citizen journalism mampu menciptakan jurnalisme yang sehat. "Jika hoaks terus disebar, ini bahaya. Keadaan yang kondusif bisa terganggu," jelasnya.

Sementara Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir menilai kondusivitas situasi provinsi ini saat Pilkada 2018 ini cenderung baik.

Dia mengaku bersyukur atas situasi keamanan yang kondusif selama tahapan Pilkada ini. Namun, lanjut dia, ada dua dugaan atas situasi kondusif tersebut, yakni dinamis atau permisif.

"Kita tentu tidak ingin terbangun suasana tenang yang negatif. Jangan golput, pilih calon dengan cara yang rasional," katanya.

Oleh karena itu, sudah menjadi tugas ulama untuk mendorong umat berpartisipasi pada Pilkada. Muhammadiyah sendiri, sudah menghadirkan kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah agar bisa dikenal oleh umat.

Sementara itu, pengamat politik dan pemerintahan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Yuwanto menilai realitas pilkada sering menunjukkan kepribadian ganda.

"Di satu sisi menunjukkan wajah mempesona penuh harapan, di bagian lain terdapat sisi gelap. Model calon bersponsor semacam ini akan menghasilkan pemimpin yang kleptokrasi, pemimpin yang dikuasai para cukong," katanya. [rzk]

Let's block ads! (Why?)

https://www.merdeka.com/peristiwa/polisi-sebut-hoaks-di-medsos-didominasi-isu-sara.html

'Teror bom bukan bagian dari perintah agama'

Merdeka.com - Teror bom mengguncang Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Teroris juga beraksi di Mapolda Riau. Sejumlah masyarakat dan aparat menjadi korban.

BERITA TERKAIT

Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Dede Rosyada menilai aksi seperti itu jelas mengguncang umat serta mencipatakan rasa takut. Dia menegaskan aksi bom bunuh diri dengan alasan apapun tidak dapat diterima.

"Walaupun seringkali aksi tersebut menggunakan simbol-simbol agama, baik dari segi pakaian, ucapan, lafal dan sebagainya, tapi aksi itu sendiri bukanlah bagian dari perintah agama," tegasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (24/5).

Selain aksi teror, dia juga menilai ujaran kebencian berpotensi menimbulkan kegaduhan dan perpecahan. Karena itu, Dede mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan ujaran kebencian.

"Ujaran kebencian dan hoaks adalah perbuatan salah dan melanggar aturan agama," ujar mantan Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama ini.

Dede menekankan bahwa kemajemukan yang dimiliki bangsa ini juga harus dijaga dengan baik. Apalagi, lanjutnya, bangsa Indonesia punya instrumen untuk menjaga kerukunan, baik itu kerukunan antar-umat beragama, kerukunan terhadap pemerintah dan sebagainya.

"Kita berharap tidak terjadi lagi hal-hal yang merugikan bangsa ini dan kita semua harus dapat menyuarakan bagaimana Islam damai dan Indonesia damai," katanya.

Untuk itu, dia mengatakan Ramadan harus dimaknai untuk menumbuhkan solidaritas sosial demi membangun bangsa agar terhindar dari bahaya radikalisme. "Puasa ini juga untuk memupuk kebersamaan terhadap orang-orang yang berbeda etnik, bahkan berbeda agama," pungkasnya. [did]

Let's block ads! (Why?)

https://www.merdeka.com/peristiwa/teror-bom-bukan-bagian-dari-perintah-agama.html

Penggunaan batu bara untuk produksi listrik capai 32,6 juta ton

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, penggunaan batu bara untuk menggerakkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) mencapai 32,6 juta ton sampai 22 Mei 2018.

BERITA TERKAIT

Direktur Jendera Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan, batu bara tersebut dipasok dari Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) sebanyak 16,9 juta ton. Terdiri dari Izin Usaha Pertambangan (IUP) BUMN sebanyak 4,2 juta ton, IUP Penanam Modal Asing (PMA) sebanyak 117,2 ribu ton, IUP lainnya 11,4 juta ton.

"Untuk total realisasi penyerapan batu bara sektor kelistrikan sampai 22 Mei sebesar 32,6 juta ton, " kata Bambang, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Kamis (24/5).

Menurut Bambang, pada tahun ini target pasokan batu bara untuk sektor kelistrikan mencapai 121,8 juta ton, terdiri dari PKP2B 75,5 juta ton, IUP BUMN 6,1 juta ton, IUP PMA 6 juta ton dan IUP lainnya 34,1 juta ton.

Dia optimis, kebutuhan batu bara sektor kelistrikan dapat terpenuhi. Sebab, kontrak kebutuhan batu bara untuk listrik di bawah target yang telah ditetapkan. Yaitu sebanyak 93,2 juta ton selama 2018.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Let's block ads! (Why?)

https://www.merdeka.com/uang/penggunaan-batu-bara-untuk-produksi-listrik-capai-326-juta-ton.html

Search

Featured Post

This North Texas city has asked large trucks to avoid its quaint downtown. They come anyway - Yahoo News

ragamnyakabar.blogspot.com Glen Rose’s downtown — lined with boutiques, antique shops, bookstores and cafes in early 20th century building...

Postingan Populer