
Merdeka.com - Anak-anak Indonesia harus mendapatkan perlindungan dari ancaman teror bom. Dengan demikian, generasi muda Indonesia tidak trauma terhadap aksi-aksi kejahatan semacam itu.
BERITA TERKAIT
Tri Suswati Tito Karnavian mengatakan, kegiatan Gembira Bersama Ibu Negara di Istana Kepresidenan Yogyakarta hari ini, merupakan salah satu cara untuk menghadirkan kegembiraan bagi anak-anak. Cara-cara seperti ini juga bisa dilakukan untuk anak-anak korban teror bom.
"Dengan bernyanyi bergembira bukan berarti kita tidak berduka, tapi ini adalah hiburan kepada anak-anak yang mereka juga harus dilindungi dari rasa takut," ujar dia di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Senin (14/5).
Menurut istri Kapolri Jenderal Tito Karnavian ini, jangan sampai insiden pengeboman yang terjadi dalam dua hari terakhir ini menimbulkan ketakutan bagi anak-anak. Terlebih jika sampai menciptakan trauma jangka panjang.
"Karena ada tragedi bom dan lain-lain, sehingga kita menjadi takut dan anak anak menjadi takut bahkan trauma. Kita harus hindari itu dengan membuat mereka gembira dengan mendatangkan badut dan lain-lain," ungkap dia.
Selain itu, lanjut Tri, dengan serangkaian insiden pengeboman diharapkan anak-anak dan masyarakat tidak takut untuk beraktivitas secara normal.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com [eko]
No comments:
Post a Comment