
Merdeka.com - Mabes Polri membenarkan penyidik telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus chat bernada pornografi Rizieq Syihab dan Firza Husein. Rupanya, selain itu, penyidik juga menerbitkan SP3 kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri.
BERITA TERKAIT
Karopenmas DivHumas mabes Polri Brigjen Moh. Iqbal mengatakan jumlah laporan yang masuk terkait kasus tersebut berjumlah 30 laporan.
"Jumlah LP sebanyak 30 dengan rincian 2 LP yang berada di Bareskrim dan Polda Jatim telah dicabut pelapor. Sementara itu 28 LP sisanya dari beberapa Polda telah ditarik untuk digabungkan penyelidikannya di Bareskrim Polri dengan pertimbangan materi perkara sama," ujar Iqbal dalam keterangannya, Minggu (17/6).
Iqbal klaim, sejauh ini penyidik telah meminta keterangan dari 29 pelapor. Pun terlapor, Sukmawati juga sudah diperiksa. "Keterangan 4 orang ahli juga sudah diambil, ahli bahasa, ahli sastra, ahli agama dan ahli pidana," jelasnya.
Kemudian, tambah Iqbal, penyidik melakukan gelar perkara.
"Disimpulkan tidak ditemukan perbuatan melawan hukum atau pidana. Sehingga perkara tersebut tidak dapat dinaikkan ke tahap penyidikan," tuturnya.
"Maka kasus tersebut di SP3," tutup Iqbal.
Sebelumnya, puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri menjadi polemik. Bait puisi yang dibacakan dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/3) itu ada menyinggung soal azan dan cadar.
Berikut isi lengkap puisi 'Ibu Indonesia'yang dibacakan Sukmawati:
Ibu Indonesia
Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia Ciptakan cantik Lebih cantik dari cadarmu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya koneksi beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya rahasia getah hutan
Peluh tersentuh angin laut
Lihat Bahasa Indonesia
Saat penglihatanmu semakin lama
Supaya Anda dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika Anda ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia
Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, pergilah elok
Lebih merdu dari alunan adzan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas melakukan berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surga
Pandanglah Ibu Indonesia
Saat Anda mencari pudar
Supaya Anda dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.
[rhm]
https://www.merdeka.com/peristiwa/selain-rizieq-polisi-juga-sp3-kasus-ibu-indonesia-sukmawati.html
No comments:
Post a Comment