Rechercher dans ce blog

Monday, May 14, 2018

Mendag Enggar jamin harga beras hingga daging sapi masih stabil

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melakukan pemantauan langsung di 34 provinsi. Dari pemantauan tersebut, dia menjamin pasokan dan harga bahan pokok dalam kondisi aman dan stabil, khususnya untuk beras kualitas medium.

BERITA TERKAIT

"Bahan pokok aman secara umum. Saya menjaga betul agar tidak berkontribusi terhadap inflasi," kata Enggar dikutip Antara, Senin (14/5).

Dia menambahkan, untuk mengamankan pasokan dan harga beras, pemerintah telah mengambil langkah untuk mewajibkan para pedagang beras menjual beras kualitas medium. Bahkan, dirinya telah memerintahkan Perum Bulog memasok beras ke pedagang, dengan harga jual ke konsumen sebesar Rp 8.950 per kilogram.

Sementara untuk gula, pemerintah tetap menggunakan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 12.500 per kilogram. Namun, untuk harga gula di tingkat konsumen saat ini telah turun, bahkan di bawah HET yang ditetapkan. Rata-rata harga gula berkisar antara Rp 11.500-Rp 12.000 per kilogram.

Untuk minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp 11.000 per liter, saat ini pasokan sudah hampir merata di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, pihaknya juga meminta pelaku usaha untuk menyiapkan minyak goreng kemasan sederhana ukuran setengah liter dengan harga jual ke konsumen sebesar Rp 6.000 per liter.

Untuk daging sapi, Enggar menjelaskan pemerintah tetap menyediakan pilihan bagi masyarakat berupa daging beku dari India atau Australia seharga Rp 80.000 per kilogram. Sementara untuk daging segar, harga masih stabil pada kisaran Rp 105.000-Rp120.000 per kilogram.

"Yang masih naik adalah daging ayam dan telur ayam. Tapi yang kita lakukan adalah, sampai minggu ini, jika tidak turun, maka integrator akan kita minta untuk menyuplai hingga ke pasar konsumen, baik untuk daging maupun telur," jelas Enggar.

Untuk harga daging ayam khususnya menjelang Ramadhan terus merangkak naik. Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), tercatat untuk wilayah DKI Jakarta, harga daging ayam mencapai Rp 37.500 per kilogram. Sementara di Provinsi Jambi, harga bahkan hampir berada pada level Rp 45.000 per kilogram.

Untuk telur ayam, harga rata-rata di DKI Jakarta sebesar Rp 26.750 per kilogram, dan yang tertinggi terjadi di Papua yakni mencapai Rp 38.400 per kilogram. [azz]

Let's block ads! (Why?)

https://www.merdeka.com/uang/mendag-enggar-jamin-harga-beras-hingga-daging-sapi-masih-stabil.html

No comments:

Post a Comment

Search

Featured Post

This North Texas city has asked large trucks to avoid its quaint downtown. They come anyway - Yahoo News

ragamnyakabar.blogspot.com Glen Rose’s downtown — lined with boutiques, antique shops, bookstores and cafes in early 20th century building...

Postingan Populer